Depresi pada anak menjadi suatu hal yang merisaukan orang tua dan membuat panik, mendapati anaknya menunjukkan perubahan sikap ataupun prilaku secara drastis dan dianggap tidak biasanya perlu diwaspadai karena hal ini dapat menjadi suatu gejala akan depresi nya anak.

Sebagaian besar depresi pada anak dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, sangat jarang ditemui kasus depresi yang disebabkan oleh faktor genetik. Anak yang depresi memiliki pandangan buruk tentang dirinya sendiri dan dunianya. Anak berpandangan bahwa ia tidak disayang lagi oleh kedua orang tuanya. Depresi dapat disebabkan karena suatu hal yang membuat anak sakit hati dan terkadang di besar-besarkan. Pada mulanya ia akan melempar kesalahan pada benda atau orang lain, namun seiring berjalannya waktu menyalahkan dirinya dengan berlebihan. Anak menjadi merasa tidak layak dicintai, merasa dijauhi oleh lingkungannya dan merasa dirinya buruk, inilah presepsi yang ada pada anak depresi.

Cara mengatasi anak depresi adalah :

  1. Pendekatan

Jika anda mendapati beberapa gejala depresi pada anak, lakukanlah pendekatan dan berikan kasih sayang lebih dari pada biasanya. Dukungan emosional sangat dibutuhkan oleh anak saat dalam kondisi demikian. Terutama orang tua pelru memberikan bentuk nyata dari kasih sayangnya, seperti dengan sentuhan, usapan, pelukan yang sangat berarti untuk memberikan dukungan emosional pada anak. Hal ini dapat membantu menurunkan beban yang dirasakan oleh anak, ia akan merasa bahwa orang tua masih sayang padanya.

  1. Memberikan rasa aman dan nyaman

Membentuk suasana nyaman dan aman sehingga dapat dirasakan oleh anak secara langsung bukanlah hal yang mudah. Namun, ini perlu diusahakan oleh orang tua agar anak tidak mengalami ketakutan akan kesendiriannya. Ajaklah anak anda untuk refresing ketempat yang menyenangkan dan meningkatkan gairah hidup anak.

  1. Memahami masalah yang dialami anak dan membantu ia untuk memecahkan masalahnya.

Setelah melakukan pendekatan, anda perlu menciptakan suasana aman dan nyaman sehingga dengan dua kondisi tersebut tercapai anak akan merasa nyaman dan aman berada di dekat anda, ia akan mulai bercerita tentang masalah yang dialaminya, ataupun anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan tentang permasalahan yang ia alami tanpa memojokkan anak. Kondisi nyaman untuk saling berkomunikasi dengan baik masih perlu dijaga.

  1. Yakinkan anak tentang potensi yang ia miliki

Ketika kondisi anak sudah mulai membaik dan menerima permasalahan diri yang ia alami dengan ikhlas, anda Perlu mengajak anak untuk lebih aktif beraktifitas. Yakinkan bahwa ia memiliki potensi dan potensi tersebut harus dikembangkan melalui kegiatan aktif sehingga anak akan memiliki rasa percaya diri. Bahwa ia mampu melakukan suatu hal yang bermanfaat baik untuk dirinya maupun orang lain. Hal ini akan memberikan arti hidup yang dapat menambah gairah hidup anak.

  1. Kembangkan rasa percaya dirinya

Rasa percaya diri perlu ditanamkan sejak dini, dan perlu untuk terus dikembangkan sehingga seorang anak memiliki pribadi yang kokoh dan percaya akan dirinya sendiri, Pemikiran positif akan secara otomatis tertanam jika percaya diri ini telah dibangun dengan baik. Anak perlu juga untuk melatih diri mereka untuk menghadapi setiap keadaan termasuk keadaan yang dapat membuat mereka tertekan. Dengan melakukan latihan demi latihan melalui berbagai kegiatan dan aktifitas yang mampu untuk mengembangkan rasa percaya dirinya, anak akan terbiasa untuk menghadapi keadaan lingkungan sendiri, dan ketika ada permasalahan ia akan percaya dan yakin serta fokus untuk dapat menemukan jalan keluar atau solusi dari permaslaahan tersebut.

Demikian artikel tentang Cara Mengatasi Anak Depresi, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan dapat menjadi salah satu referensi pembaca setia. Terimakasih.