Gangguan yang sering dialami oleh anak anak pada saat belajar adalah sulitnya konsentrasi sehingga pelajaran atau materi yang dibaca tidak bisa dicerna dengan baik. Gangguan ini begitu banyak bermunculan seperti acara televisi yang bagus, mainan yang sangat dia senangi, ajakan dari teman, atau games di gadget.  Bisa juga faktor luar lingkungan seperti kondisi kesehatan anak. Akibatnya konsentrasi belajar jadi buyar.

Lebih lagi jika orang tua kurang memberi perhatian terhadap apa yang sedang terjadi di sekeliling anak. Anak juga membutuhkan perhatian orang tua pada saat belajar. Terkadang dia butuh juga ditemani. Mungkin sebagai teman bertanya yang diharapkan bisa membantu dan memecahkan masalahnya.

Orang tua kadang asyik dengan dirinya sendiri. Misalnya tanpa disadari menunggu anak belajar dengan bermain games di smartphone atau berfacebook ria. Ketika anak melihat orang tua sedang asyik bermain dengan smartphonenya maka secara tidak langsung akan menggangu konsentrasinya. Oleh karenanya sebaiknya hindari menggunakan smartphone pada saat menemani anak belajar.

Beberapa tips bisa anda gunakan untuk melatih anak belajar konsentrasi:

1. Ajaklah anak ke tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar. Suasana belajar yang tenang dan nyaman akan membantu dalam konsentrasi belajar. Misal di kamar belajarnya atau bagian ruangan lain yang kondisinya nyaman dan tenang untuk belajar. Bisa di taman, dipinggir kolam ikan, dll. Ingat belajar bisa dilakukan dimana saja.

2. Jika memiliki adik, sebagai orang tua berbagi peranlah agar pada saat belajar tidak ada gangguan dari luar. Ajaklah adiknya untuk bermain sendiri di ruangan lain agar tidak mengganggu kakaknya ketika sedang belajar.

3. Berdisiplinlah tidak menggunakan media seperti gadget dan menyalakan televisi. Ada juga anak yang bisa berkonsetrasi sambil menonton televisi. Sebagai orang tua anda sebaiknya tahu hal tersebut.

4. Jagalah kondisi kesehatan anak anda baik kondisi fisik maupun psikologisnya. Jika anda tahu anak sangat capek karena kegiatan harian sarankan untuk istirahat secukupnya dan minum vitamin untuk menjaga kesehatannya. Jika kondisi fit maka anak dengan mudah berkonsentasi dalam belajar.

5. Belajar tidak harus lama, yang terpenting substansi materi bisa diserap anak. Cobalah berdiskusi dan bertanya kepada anak menggunakan bahasa-bahasa yang ringan. Kita bisa menilai seberapa jauh materi yang mereka baca.

6. Minum air putih secukupnya dan cobalah kurangi makanan yang mengandung kadar gula tinggi pada saat belajar karena bisa menimbulkan efek ngantuk.

Yang terpenting adalah kesehatan anak, peran serta orang tua dan kondisi lingkungan yang baik dan nyaman adalah faktor terpenting untuk membantu konsentrasi anak ketika sedang belajar.