Apakah anda sebagai orang tua sudah bisa mengenali anak anda masuk pada fase masa puber atau belum? Jika anda kurang tahu maka cobalah mencari informasi sebanyak-banyaknya dan mulailah melakukan pendampingan sejak dini. Peran orang tua pada masa pubertas sangat penting dan bisa menentukan perkembangan anak ke depan.

Berbicara masa puber tidak lepas dari pendidikan sex karena masa puber merupakan waktu dimana tubuh sudah mulai aktif memproduksi hormon seksual yang menyebabkan organ tubuh anak akan mengalami kematangan secara seksual. Perubahan secara fisik dan mental dapat dilihat pada diri anak.

Orang tua sebaiknya jangan menganggap sex adalah hal yang tabu lagi yang tidak patut untuk dibicarakan. Ketika anak mengalami masa puber, mereka sangat membutuhkan informasi tentang hal tersebut. Berikanlah pendidikan sex yang baik kepada anak. Jawablah semua pertanyaan anak  tentang sex dengan bijak. Ingat pendidikan sex yang baik berawal dari keluarga.

Selain itu orang tua harus siap mendengar setiap keluhan dari anak dan dengan bijak bisa memberi solusi yang terbaik jika anak mengalami masalah pada fase tersebut. Peluklah anak anda ketika mereka sedang membutuhkan anda. Jangan biarkan mereka mencari solusi sendiri. Jika hal itu terjadi bisa dimungkinkan akan menjadikan keburukan bagi masa depan anak.

Pada masa puber anak, Orang tua harus merubah pola asuh dan pendekatan pada anak yang bisa diterima oleh keduanya. Jalinlah komunikasi yang baik antara anda dan anak. Luangkan waktu untuk anak-anak anda. Jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan dan gadget. Cobalah ajari anak untuk siap menghadapi masalah dengan berbagai pertimbangan yang baik dan buruk sebelum memutuskan tindakan.

Banyak kita melihat kasus-kasus yang dilakukan oleh remaja pada masa puber seperti seks bebas, narkoba, perkelahian pelajar terjadi karena tidak adanya kontrol diri pada anak. Hal terpenting dalam mengendalikan diri pada masa puber adalah nilai-nilai agama yang baik.

Orang tua harus menyiapkan dan memberikan pendidikan agama yang baik kepada anak sejak dini dan terus menerus. Dengan bekal nilai-nilai agama yang baik bisa membantu anak mengontrol diri mereka agar tidak terjerumus pada perbuatan-perbuatan negatif yang merugikan diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar.