Pertumbuhan dan pekembangan gigi anak perlu diperhatikan karena akan menentukan kualitas gigi permanen yang akan tumbuh. Oleh karenanya perawatan gigi sejak dini sangat dibutuhkan. Sebenarnya perawatan gigi cukup sederhana dan mudah. Masalahnya adalah bagaimana cara orang tua dalam membujuk dan mengajari anak belajar merawat giginya.

Pemahaman dan pelajaran merawat gigi perlu sejak dini diajarkan kepada anak.  Anak pada usia 5 tahun tentu akan lebih mudah diajarkan, sementara anak yang masih berumur dibawah3 tahun (batita) biasanya akan memerlukan kesabaran untuk membuat anak terus mengulang kebiasaan membersihkan gigi.

Sebagai orang tua seharusnya terus mencoba dan jangan putus asa karena anak usia batita sangat rentan terserang sakit gigi karena memang biasanya mengonsumsi susu. Jika sisa susu yang mengendap dalam mulut tidak dibersihkan akan memicu pertumbuhan bakteri, penyebab gigi berlubang.

Menurut drg.Deasy Berliana, Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara menyikat gigi anak agar gusi maupun giginya tidak terluka.

  • Sikatlah gigi anak dengan menggunakan kain bersih atau kasa steril. Caranya: masukan telunjuk dengan kain atau kasa yang telah dibasahi dengan air hangat, kemudian gosokan ke gigi anak. Cara lainnya dengan menggunakan sikat gigi khusus (terbuat dari bahan karet yang dapat dimasukan pada telunjuk ibu)
  • Jika gigi anak Anda sudah ada yang bertumbuh, bersihkan gigi dengan sikat khusus bayi (tekstur sikat yang lembut).
  • Pada usia 18-24 bulan, biasakan anak agar dapat memegang sikat giginya sendiri. Caranya: ajak anak menyikat gigi di depan cermin, lalu ceritakan pentingnya menyikat gigi. Orangtua bisa mengumpulkan informasi terlebih dahulu mengenai kesehatan gigi agar bisa di-sharing dengan anak saat menyikat gigi.
  • Saat usia anak cukup memahami bahasa, ajari ia menyikat gigi dengan benar. Caranya: beri petunjuk agar anak menggosok dengan bentuk lingkaran kecil pada giginya. Lalu gosok ke depan dan ke belakang (area gigi yang digunakan untuk menggigit dan mengunyah), kemudian sikat area lidah dengan pembersih khusus lidah
  • Perkenalkan pasta gigi ber-fluoride pada usia batita. Beritahu juga bahwa fluoride dapat melindungi gigi dari kerusakan dan membantu kerusakan dini. Air pam, pasta gigi, dan suplemen vitamin tetes bisa menjadi sumber fluoride.
  • Nutrisi yang baik pada anak berperan penting untuk memperkuat gusi dan gigi. Beberapa jenis makanan yang dapat mengurangi karies gigi yaitu kacang-kacangan. Buah, sayur, dan susu juga penting untuk memperkuat tulang serta gigi.