Pendampingan orang tua memang sangatlah penting untuk buah hati. Namun, bagaimana bila kedua orang tua memiliki kesibukan dalam pekerjaan? dan Dapat berkumpul hanya ketika rutinitas pekerjaan selesai. Salah satu solusinya adalah dengan mencari pengasuh anak. Keberadaan pengasuh anak sangat membantu orang tua untuk menggantikan peran orang tua dalam mengasuh keseharian anak. Hal ini sering ditemui di kota-kota besar dimana kedua orang tua memiliki pekerjaan rutin, dan memerlukan pengasuh untuk menjaga anaknya selama mereka berkerja.

Beruntung bila orang tua memiliki keluarga, semisal nenek atau saudara lain yang memang dekat dengan keluarga anak dan sanggup untuk membantu dalam mengasuh anak. Namun, tidak ada salahnya memilih solusi pengasuh anak jika memang itu diperlukan. Sering menjadi pemikiran tersendiri di kalangan orang tua untuk memilih pengasuh anaknya. Oleh sebab itu, berikut ini kami sampaikan beberapa tips mendapatkan pengasuh anak yang baik.

  1. Carilah rekomendasi. Rekomendasi bisa anda dapatkan dari teman, saudara, media iklan ataupun lainnya, yang perlu dipastikan Anda sumber rekomendasi ini dapat anda percaya. Rekomendasi tentang apa? Tentang lembaga/yayasan yang menyediakan jasa penyalur babysitter. Tentu saja Kredibelitas perlu diperhatikan, carilah jasa penyalur yang memiliki kredibel/bonafide dari rekomendasi rekomendasi tersebut.
  2. Kepastian identitas diri pengasuh. Memilih pengasuh anak melalui jasa penyalur babysitter perlu diperhatikan bahwa mahal belum tentu menandakan kualitas dari kerjanya. Perlu diperhatikan juga untuk informasi yang diberikan oleh yayasan/lembaga penyalur tersebut, apakah informasi identitas diri pengasuh lengkap dan dapat dipercaya, semisalkan Kartu identitasnya serta nomor kontak keluarga terdekat pengasuh yang jika suatu saat diperlukan anda tidak perlu kebinggungan harus menghubungi siapa. Tentu saja lembaga resmi pasti memberikan pendidikan / pelatihan dalam bidang perawatan dan pengasuhan anak. dengan adanya pelatihan/pendidikan tersebut pasti adanya bukti kelulusan / kelayakan dari calon-calon babysitter, hal ini perlu anda pertanyakan.
  3. Sisi kualitas pengasuhKualitas pengasuh menjadi perhatian penting, dalam hal ini dapat disederhanakan pengalaman calon-calon pengasuh. Anda dapat memberikan nilai lebih pada pengasuh-pengasuh yang telah memiliki pengalaman lama dalam bidangnya. Dan tentu saja kualitas berkaitan dengan latar belakang calon. perlu di kaji lebih mendalam lagi dari calon-calon semisal melalui wawancara, tentang pendidikan terakhir, pelatihan yang pernah diikuti, pengalaman dalam pekerjaan dan sebagainya.
  4. Jangan terburu-buru. Dalam memilih pengasuh untuk buah hati tersayang anda, sikap terburu-buru bukanlah hal yang bijak. Carilah pengasuh jauh jauh hari sebelum kesibukan menghabiskan waktu anda. Sehingga anda dapat melakukan seleksi atau pemilihan calon pengasuh secara optimal dan maksimal. Hal ini untuk memberikan yang terbaik pada buah hati Anda.
  5. Wawancara secara langsung dengan calon-calon pengasuh. Hal ini penting, karena harus ada tatap muka antara orang tua dengan calon-calon pengasuh, sehingga anda dapat menilai secara tatap muka tentang karakter calon. Apakah ia benar-benar menyukai anak? Bgaimana cara ia mempresentasikan dirinya? apakah calon memiliki kepercayaan diri? karena rasa percaya diri akan terbentuk dengan sendirinya berdasarkan pengalaman, dan sebagainya.
  6. Tes kesehatanHarus Anda miliki, hasil tes kesehatan para calon. Karena kondisi anak anda yang cinderung masih dalam masa perkembangan dan masih rentan terhadap penyakit-penyakit, kesehatan perlu menjadi poin pertama terlebih bila anak anda masih balita. Pastikan calon yang akan anda pilih tidak akan membahayakan kesehatan anak anda.
  7. Kecocokan anda, Jelas, kecocokan anda sebagai orang tua terhadap pengasuh juga menjadi point tersendiri. karena dalam mengasuh anak anda, harus terjalin komunikasi yang baik antara anda sebagai orang tua, dengan pengasuh yang menggantikan peran anda dalam mengasuh anak anda. Semisalkan anda menginginkan sang anak agar diajarkan untuk menyukai sayuran dengan pendampingan pengasuh tersebut. tentu saja anda perlu menilai apakah pengasuh tersebut mampu menjalankan hal ini.
  8. Kecocokan anakHal ini dapat dilihat bila anak sudah mampu mengunkapkan kesenangannya. Tanyakan pada anak apakah ia suka / senang berada di dekat calon tersebut. Ataukah ada rasa tidak nyaman pada anak. Hal ini menyangkut keterkaitan secara pisikologis anak dengan calon pengasuh. Bila anak senang dengan pengasuh ini akan menjadi nilai plus dari calon tersebut.

Demikian tips-tips yang dapat menjadi refrensi anda dalam memilih calon pengasuh untuk anak anda, sehingga anak mendapatkan pengasuh yang baik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca setia, terimakasih .